Cara Antisipasi & Tanggulangi ATAP Bocor, Dinding bebas Jamur!

Salah satu penyebab dinding rumah menjadi lembab dan berjamur adalah sering terlupakan pengerjaan ATAP secara mendetail. Hal ini menjadi sumber masalah kebocoran atap yang akhirnya merembes ke dinding rumah. Jadi penyebab yang sering ditemukan dalam masalah dinding rumah yang lembab dan berjamur adalah karena adanya kebocoran pada atap, bukan oleh bahan material dinding yaitu bata ringan. Sangat disarankan untuk menanggulangi kebocoran atap segera sebelum kerusakan atap lebih parah terjadi.

Berikut ini beberapa tips untuk detail atap:

Kemiringan Atap

Atap datar atau terlalu landai akan menyebabkan aliran air terhambat atau bahkan tergenang di atap. Untuk itulah, kemiringan atap menjadi faktor penting pencegah kebocoran. Kemiringan atap yang ideal adalah 300-400.

Pengaplikasian interval sudut tersebut dimaksudkan agar rangka atap dapat menopang dan memegang penutup atap dengan baik sehingga aliran air hujan lancar.

Kerapian Penutup Atap

Jenis penutup atap serta proses pemasangan yang tidak rapi telah menjadi penyebab kebocoran yang paling sering terjadi. Pilihlah jenis penutup atap yang berkualitas dengan tingkat presisi tinggi agar dapat terpasang sempurna tanpa celah. Lakukan juga pengawasan agar hasil memuaskan.

Bubungan, Jurai, dan Sambungan Atap

Semakin rumit sebuah desain atap maka potensi terjadi kebocoran akan semakin besar. Hal ini akibat banyaknya pertemuan atap dan sambungan, seperti bubungan dan jurai, yang rawan bercelah.

Celah tersebut terjadi karena campuran semen dan pasir yang tak cukup elastis mengatasi perubahan cuaca yang terjadi secara terus menerus dan pengerjaan detail sambungan yang kurang rapi.

Agar celah tak terjadi, selain pengerjaan yang benar, dapat digunakan lembaran khusus tahan air yang elastic atau material pelapis (flashing) pada sambungan.

Cara lain adalah memilih desain atap yang minim sambungan dengan nok yang tidak terlalu tinggi.

Campuran Beton pada Dak

Yang utama yang perlu diperhatikan pada penggunaan atap dak beton adalah kualitas campuran antara semen, pasir, dan kerikil. Perbandingan yang tidak tepat akan membuat beton rapuh terhadap perubahan suhu dan cuaca sehingga muncul retak. Retak, walaupun kecil, apabila terkena siraman air hujan terus-menerus akan menjadi celah masuknya air hujan ke bagian dalam rumah.

Selain campuran yang baik, dapat juga ditambahkan lapisan waterproofing pada seluruh permukaan dak beton.

Demikian beberapa tips detail atap untuk mengatisipasi dan menanggulangi atap bocor. Semoga bermanfaat.

Sumber: ideaonline